Cara Menguji Argumen Orang yang “Bermain”Isu

Monday, May 14th, 2018 - Opini Publik

Prosedur sederhana untuk menguji BACOT orang. Misal, ada saja yang berkata pengeboman adalah pengalihan isu, rekayasa pemerintah, permainan intelijen, dsb.

– Belajar dari ilmu jurnalistik, 5W + 1 H: what (apa), when (kapan), who (siapa), where (dimana), how (bagaimana);

– Belajar dari ilmu hukum, tentang alat bukti: saksinya siapa (jangan cuma dari satu mulut), ada ahli kredibel tidak yang menunjang argumen, adakah dokumen tertulis yang bisa ditunjukkan, adakah kesesuaian logisnya, dsb;

– Berhenti berargumen kalau sudah melandaskan pada “Pokoknya keyakinan saya begini…”

– Berhenti berargumen kalau jawaban orang itu sudah mulai berputar-putar, tidak langsung menjawab pokok pertanyaan, membanding-bandingkan hal yang berbeda, dan menyerang pribadi (misal SARA).

Jika empat kualifikasi itu tidak kuat menopang BACOT orang dimaksud, mau dibungkus pakai diksi seindah apapun, kengototan seurat leher apapun, tetap saja bisa kita golongkan mereka dalam orang ber-BACOT sampah yang sama sekali tidak berguna buat hidup kita.

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

Komentar

Cara Menguji Argumen Orang yang “Bermain”Isu | Agustinus Edy Kristianto | 4.5
error: