Tanda-Tanda Kemajuan

Saturday, November 26th, 2016 - Opini Publik

Dikutip Okezone, Presiden Jokowi hari ini menyatakan Starbucks menjadi lambang maju tidaknya suatu kota. Dengan demikian, keberadaan gerai Tutut Mania, Seblak, Cireng, Baso Kojek, Hot Jeletot, dan persewaan gimbot pakai tali, bukanlah lambang kemajuan…

Kalau boleh berpendapat, bukan cuma Starbucks. Kemajuan suatu kota juga ditandai oleh semaraknya protes warga karena usulan kebijakan yang melarang mobil berharga di atas Rp3 miliar melintas di jalan raya, karena banyak warga yang memiliki mobil seharga itu. Bukan karena alasan lain.

Kemajuan suatu kota juga ditandai oleh banyaknya spanduk Ray White. Semakin banyak warga yang bisa pesan online apple pie di McDonald (dan si abang sekalian dititipin beli rokok Djarum SuperĀ dua batang) mungkin bisa juga tanda kemajuan. Mengetahui bahwa pizza itu bukan cuma Pizza Hut, juga kemajuan berarti.

Ini juga tanda kemajuan. Warga kota memahami bahwa ucapan selamat ulang tahun dari Kaskus dan Prudential adalah kerjaan mesin blast dan bukan merupakan sesuatu bentuk perhatian personal yang layak dibaper dan diposting di media sosial.

Tanda kemajuan lainnya adalah sikap warga yang memaklumi dan mengerti jika ada warga yang melakukan aerasi ketika minum orson dan di sisi lain minum wine pakai es batu plus di-pairing dengan pecel lele, hal itu merupakan kesalahan teknis semata, ketidaktahuan belaka, dan bukan merupakan penistaan terhadap kalangan wine lover

Kemajuan suatu kota juga ditandai dengan kemampuan LC karaoke memahami istilah vocalizing, register, dan belting; perpindahan yang mulus dari nomor “Kandas“, “Dasi dan Gincu” ke “Poker Face” dan “Bad Romance“. Serta kemampuan finansial sang LC untuk mengakuisisi Ertiga/Jazz/Yaris, sembari di sisi lain mulai menabung untuk nonton Coldplay.

Terakhir, kemajuan suatu kota ditandai dengan semaraknya konser dangdut yang menghadirkan biduan dari negara Eropa…Elyn Munchen contohnya.

Sekian. Salam.

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

Komentar

Tanda-Tanda Kemajuan | Agustinus Edy Kristianto | 4.5
error: