PETARUNG

Sunday, August 7th, 2016 - Opini Publik

Orang ribut soal seragam kontingen Indonesia di Olimpiade 2016. Ada yang bilang jelek, ada yang bilang bagus. Ada yang bilang memalukan, ada yang bilang membanggakan. Entahlah mana yang benar. Mungkin ini soal selera saja. Selera tak bisa diperdebatkan, kata si bijak.

Tapi lihat Maxi. Seorang satpam, mantan supir angkot, tapi pemegang sabuk juara versi WBC Asia kelas menengah dari Sasana “Kandang Ayam”. Benar-benar banyak ayamnya di sekeliling ring. Bikin bangga Indonesia dengan mengalahkan petinju Korsel Eun-chang Lee, bulan lalu. Tapi sepi-sepi saja beritanya.

Saya jadi ingat 2005 atau 2006, menulis untuk Media Indonesia. Saya bertemu Azadin Anhar di Tambun, Bekasi. Rumah mungilnya di kampung lagi mau dijual. Dia kerja jadi tukang parkir di GOR Bekasi. Kadang ngojek juga. Sempat naik ring di acara tinju stasiun TV untuk dapat 200-400 ribuan, tapi gemetar takut ketika dengar kabar Alfaridzi tewas di atas ring. Kematian yang serupa bisa juga menimpanya jika lanjut bertarung di usia tua.

Entah kabar abang satu itu sekarang bagaimana.

Padahal orang Soviet pernah dibikin bengep sama Azadin. Meskipun kita mahfum tahun 1987 dia kalah KO dari orang Korsel Jum-hwan Choi dalam kejuaraan kelas terbang IBF. Tapi sebegitu hebatnya dia dulu, sampai-sampai Boy Bolang meminta pengadilan meletakkan sita jaminan terhadapnya ketika bersengketa sesama promotor memperebutkan Azadin. Jangan naikkan Azadin di atas ring tanpa izin Boy Bolang! Perkara hukum bisa panjang.

Temans, hidup tak sebatas yang viral di media massa dan medsos. Tak segampang menengadah Rp225 miliar untuk ikut balapan. Tak seenak debat seragam kejuaraan.

Maxi dan Azadin adalah kita semua. Orang-orang biasa saja. Kebanyakan lahir bukan dari rahim orang kaya. Kita lahir, besar, berkeluarga, bekerja, tua, wafat; dan menjalani semuanya dengan ikhlas dan penuh cinta saja, seraya bersyukur kita tak terjerambab perilaku korup dan menyakiti sesama.

Ada baiknya mulai sekarang kita berpikir pakaian yang terbaik adalah pakaian apa saja yang bisa membungkus kita secara patut supaya memiliki hati yang hangat, tulus, dan penuh kebaikan.

Selamat Max! Petarung hebat. Kami bangga.

20160807082531-Foto3

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

Komentar

PETARUNG | Agustinus Edy Kristianto | 4.5
error: