Ibuku (7): Terima Kasih

Thursday, July 21st, 2016 - Keluarga

Hikayat singkat tentang kuasa Tuhan bernama takdir dan waktu. Sejak Natal tahun lalu itu.

Tuhan menyelenggarakan semuanya dengan indah. Seindah bulan dan cahaya cinta kasih. Ibu sembuh dan pulang dalam damai di surga dan bumi.

Kepada semua pihak — dokter dan tim medis, rekan-rekan wartawan, kolega dan sahabat sekalian, keluarga besar di Yogyakarta dan Solo, tetangga kami di Depok dan Ciganjur, karyawan, partner bisnis, pengurus wilayah dan gereja, petugas pemakaman, romo, kawan-kawan SD, SMP, SMA, kampus, dan sahabat-sahabat semua di media sosial, serta semua pihak yang tak bisa kami sebutkan satu per satu — atas doa, cinta, dan perhatiannya. Terima kasih, terima kasih, terima kasih atas segala kehangatan dan kebaikannya.

Kekurangan, salah, dan khilaf kami mohon dimaafkan.

Ibu, Yangti kami, berdoa dari surga dan senantiasa bersemayam dalam hati kami.

Salam hangat.

IMG_1959

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

Komentar

Ibuku (7): Terima Kasih | Agustinus Edy Kristianto | 4.5
error: