Ibuku (5) : Dr. Tjhang Supardjo

Wednesday, July 6th, 2016 - Keluarga

Tuhan menjawab doa kami. Juga doa dan dukungan sahabat dan kolega semua. Hingga akhirnya pada Sabtu (2/7) kami bersua Dr. Tjhang Supardjo dari Gastrointestinal, Liver & Pancreas Center, RS Pondok Indah-Puri Indah, Jakarta Barat. Riset dari berita media dan penelusuran di akun media sosial yang mempertemukan kami dengan beliau (via akun Instagram @tjhangs707). Soal siapa beliau dan reputasi kepakarannya, mulai dari pengalamannya di Hangzou hingga keterlibatannya dalam operasi transplantasi hati pertama di Indonesia, berserakan di aneka mesin pencari internet. Reputasi dan profesionalitas yang mengagumkan.

Lebih dari dua tahun sejak ibu didiagnosis sirosis oleh dokter di salah satu rumah sakit di Depok; dirawat sebulan lebih di salah satu rumah sakit di Jaksel hingga mengalami prakoma, halusinasi tak karuan, kepayahan, bergantung dengan pasokan oksigen 24 jam, puluhan butir tablet obat setiap hari, transfusi berkantong-kantong darah dan plasma, dsb, membuat kami tertekan dan nyaris tanpa harapan. Hantu sirosis dan segala bayangannya yang menakutkan memukul keluarga kami. Sedih bukan kepalang.

Namun, ajaib, Sabtu kami bertemu Dr Tjhang, ibu langsung ditangani: berbutir-butir obat disuruhnya berhenti dikonsumsi, CT Scan, minum seperti biasa, tak ada transfusi darah dan plasma berkantong-kantong. Ada satu tindakan yang disebut di-drain dengan cara yang disebut beliau sebagai dibawa dari Cina olehnya. Puji Tuhan. Hanya 4 hari dirawat, kondisi ibu pulih. Matanya menyala lagi. Suaranya tak lagi sesak. Tertawa. Berjalan. Bercanda. Ibu yang sangat kami sayangi hadir lagi di tengah-tengah kami.

Syukur dan terima kasih tak terhingga atas pertolongan Tuhan melalui Dr Tjhang. Kepada Romo Anton yang mengurapi ibu. Kepada semua saudara, sahabat, kolega, semuanya.

Sekaligus pada Lebaran ini saya dan keluarga mengucapkan Selamat Idul Fitri, maaf lahir dan batin. Salam hangat tak terhingga dari kami sekeluarga.

IMG_1781

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

Komentar

Ibuku (5) : Dr. Tjhang Supardjo | Agustinus Edy Kristianto | 4.5
error: