Pembelaan terhadap Pekerja Kebersihan JIS

Thursday, August 20th, 2015 - Opini Publik

Sayang seribu kali sayang. Hakim Mahkamah Agung menolak kasasi para pekerja kebersihan (office boy dan office girl) JIS. Sidangnya 28 Juli 2015 ternyata. Pertimbangannya apa, belum ada informasi. Baru amarnya aja yang kita tahu: ditolak. Tapi yang jelas, putusan ini berkekuatan hukum tetap.

Tim pengacara pasti sudah tahu apa yang harus dilakukan: maju Peninjauan Kembali (PK). Mereka pasti sudah siapkan apa yang perlu disiapkan. Ada putusan PT yang membebaskan guru JIS dalam perkara yang sama, ada putusan pengadilan Singapura juga, bahkan sepertinya bisa dimajukan juga saksi-saksi baru yang selama pemeriksaan di pengadilan sebelumnya tidak ada/tidak dipertimbangkan.

Kiranya dan semoga Patra Zen dkk bisa mulus berjuang untuk menunjukkan ada kekeliruan, kekhilafan yang mencolok, dsb, dari putusan hakim yang menghukum pekerja-pekerja kebersihan itu.
Kita hormati proses hukum dan kemerdekaan hakim. Kita tak mendorong caci-maki terhadap pertimbangan dan putusan hakim.

Tapi begini. Saya tak peduli Kedutaan Besar Amerika Serikat atau kedutaan besar manapun akan melakukan atau tidak melakukan apapun terhadap negara ini. Tidaklah kita kait-kaitkan ke situ. Secara jernih ini persoalan keadilan dan kemanusiaan. Persoalan masa depan nalar dan suara hati.

Pak hakim, mohon mengetuklah palu dengan dorongan suara hati. Lebih baik membebaskan 1.000 orang yang bersalah ketimbang menghukum satu orang yang tidak bersalah.

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

Komentar

Pembelaan terhadap Pekerja Kebersihan JIS | Agustinus Edy Kristianto | 4.5
error: