Ungkap Kematian Pekerja Kebersihan JIS

Friday, August 14th, 2015 - Opini Publik

Temans, pada Jumat yang cerah dan penuh berkah ini, kiranya mau meluangkan perhatian untuk beberapa saudara kita, orang-orang biasa sama seperti kita pada umumnya, yang tengah berada di lembaga pemasyarakatan untuk menjalani vonis penjara 7-8 tahun dalam kasus dugaan kekerasan seksual terhadap murid Jakarta Intercultural School (JIS). Mereka adalah Virgiawan Amin, Syahrial, Agun Iskandar dan Zainal Abidin, Afrisca, dan (Almarhum) Azwar.

Mereka adalah pekerja kebersihan outsourcing (atau biasa kita sebut OB) di JIS. Saya sudah menghubungi beberapa pimpinan serikat pekerja outsourcing untuk membantu kasus ini atas nama solidaritas kemanusiaan.

Hari ini, ada kabar Pengadilan Tinggi DKI Jakarta membatalkan putusan PN Jakarta Selatan dan mengabulkan banding dua terdakwa kasus ini juga, yang merupakan guru di JIS, yakni Neil Bantleman dan Ferdinant Tjiong.

Belum ada kabar apakah jaksa akan maju kasasi. Selain itu, gugatan perdata ganti rugi Rp1,6 triliun yang dilayangkan kepada JIS dkk yang diajukan oleh ibu dari anak yang diduga korban sodomi, dengan menggunakan jasa kantor pengacara OCK, perkaranya masih berlangsung di pengadilan.

Namun, nasib para OB ini berbeda. Kondisinya juga berbeda: mereka tak punya banyak uang, tak punya akses kepada kekuasaan. Pengadilan Tinggi DKI Jakarta menguatkan putusan PN Jaksel yang menghukum mereka penjara 7-8 tahun dan denda Rp100 juta. Saat ini proses kasasi sedang berjalan. (Saya hormati proses hukum dan penegaknya. Tapi hati kecil saya bilang, mereka tidak bersalah. Mereka korban rekayasa).

Tapi ada satu yang hilang. Nyawa tak bisa dikasasi. Azwar sudah meninggal dunia sejak dalam proses penyidikan 2 tahun lalu. Wajahnya lebam-lebam. Lukanya banyak. Saya sudah lihat foto jenazahnya yang memang mengenaskan. Tak banyak yang mendalami ada apa di balik kematian Azwar itu. Saat ini Propam Kepolisian sedang melakukan pemeriksaan mengenai dugaan Azwar disiksa saat proses penyidikan.

Meskipun saat dia meninggal, berita yang beredar “resmi” adalah Azwar bunuh diri meminum cairan beracun karena malu telah melakukan sodomi.
Pak Polisi, tolong sekali diungkap mengapa Azwar meninggal dalam kondisi seperti itu. Siapa yang bertanggung jawab?

Banyak detail kasus ini yang bisa teman-teman cari dan direnung-renungkan kembali. Biarkan hati dan nurani kita yang bicara. Mengapa hukum, politik, uang, begitu kejam terhadap orang kecil: Azwar tewas. Virgiawan Amin, Syahrial, Agun Iskandar dan Zainal Abidin, Afrisca masuk penjara.

Begitulah hukum bekerja di antara gemerlap kehidupan kota.

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

Komentar

Ungkap Kematian Pekerja Kebersihan JIS | Agustinus Edy Kristianto | 4.5
error: