Curhat Hakim tentang Bandar Sabu

Thursday, July 30th, 2015 - Rumor

Lihat video ini: Indonesia Lawyer Club (ILC) 28 Juli 2015. AKhirnya Kaligis Terjerat KPK.

Cermati baik-baik menit 09.00-11.40. Kejadian tahun 2005-2006. Seorang pengacara senior tengah menjadi pembela dalam kasus penyelundupan sabu-sabu seberat 950 kilogram melalui Teluk Naga. Empat mata di dalam ruangan ketua Pengadilan Negeri Tangerang. Pengacara keluarkan amplop dari balik jas. Mau apakah gerangan?

Nilai sabu-sabu itu ditaksir Rp600 miliar. Sempat menyeret-nyeret pengusaha bernama Akwang. Tiga orang WNA Ahua alias Awang, Lou, dan Chen DPO. FPI minta pelaku dihukum mati. Tapi hakim PN tidak memutus demikian dengan alasan belum ada undang-undang psikotropika waktu itu.

Dari PN, lalu ke PT, hingga MA. Entah bagaimana nasib amplop-amplop itu selanjutnya. Kini sang ketua PN sudah jadi hakim agung. Sang pengacara jadi tersangka korupsi.

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

Komentar

Curhat Hakim tentang Bandar Sabu | Agustinus Edy Kristianto | 4.5
error: