Harga Tas Hermes di KPK

Monday, June 29th, 2015 - Opini Publik

Pusing juga rupanya Johan Budi SP/JBSP (KPK) melihat istri koruptor punya tas Hermes yang katanya harganya Rp960 juta. Itu setara dengan kira-kira 16 bulan gaji dan tunjangan JBSP di KPK. Jadi 16 bulan kerja, baru bisa beli tas yang kabarnya cuma dirilis 5 buah di dunia itu.

Gara-gara istri saya Ade Oktavina Roberta adalah pengamat dadakan sosialita Jakarta, saya jadi sedikit ngeh merek-merek itu. Kalau urusannya mahal-mahalan tas, kenapa gak dikerangkeng aja Syahrini yang suka pamer Birkin kulit buayanya yang Rp1,5 miliar itu? Tapi ini kan negara hukum, siapa tahu Syahrini cuma sewa atau jadi endorser aja.

Ya, orang kaya itu tidak dilarang. Yang tidak boleh itu korupsi dan kriminal. Boleh-boleh saja orang punya tas tangan Hermes Chaine d’ancre yang harganya Rp26 miliar atau Mouawad 1001 Night Diamond, yang berliannya ada 4.500 biji, seharga Rp45 miliar. Tapi kalau dia pejabat negara atau istri dan keluarganya, perlu dipertanyakan memang asal-usul uang dan dicek hatinya terbuat dari apa.

Dari soal Hermes ini minimal kita tahu lah bahwa KPK ada kemajuan, tidak terpuruk-terpuruk amat setelah kalah di beberapa praperadilan. Sebab tiga tahun lalu KPK cuma lelang tas Hermes KW yang bukaan harganya Rp600 ribuan dan laku di angka Rp2,5 juta.

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

Komentar

Harga Tas Hermes di KPK | Agustinus Edy Kristianto | 4.5
error: