Tentang Nazi yang Dipuja Ahmad Dhani

Thursday, June 26th, 2014 - Opini Publik

Terserah siapa capres yang anda dukung. Bebaslah anda jadi tim sukses siapa pun. Merdekalah berekspresi, gubahlah lagu yang anda mau, berpakaianlah sesuka hati anda. Tapi masalahnya, anak-anak kami bertanya, “Siapa Nazi? Apa itu SS? Siapa Himmler? Baju apa yang dipakai penyanyi itu?” Anak-anak lebih penting daripada siapa capres yang akan menang.

Persetan anda bilang “awam tetaplah awam”. Awam yang waras masih lebih baik daripada “seniman” murahan.

Ingat, untunglah hakim masih berbaik hati menghukum anak anda hukuman percobaan. Plus, dia masih hidup sampai sekarang. Bersyukurlah kepada Tuhan.

Tahun 1973, Erich Fromm sudah kasih peringatan: ada ribuan Heinrich Himmler di sekeliling kita. Mereka itu adalah orang-orang yang berbahaya, yang tak peduli berapa besar kerusakan yang mereka buat. Tapi, ketika kerusakan dan kebencian yang mereka bikin itu sudah masuk ke politik, mereka akan benar-benar menjadi monster yang berbahaya. Mereka itulah yang ‘rindu’ untuk menjadikan pemerintahan sebagai agen teror, agen untuk menyiksa dan membunuh.

Tak ada benar, baik, dan guna dengan mengagung-agungkan Himmler. Anjing haus darah Eropa itu adalah seorang pembunuh, seorang yang keji dan sadis. 15-20 juta orang dia bantai. Seorang Katolik Roma yang penuh pura-pura. Anak mama yang lemah dan penakut, yang bersembunyi dari kepengecutan di hadapan sang ayah dengan berlagak sok lelaki kuat. Seorang birokrat tak berperikemanusiaan. Lelaki penyakitan.

Mengagung-agungkan Himmler itu sama bodohnya dengan orang yang rajin mencatat berapa kali dia mandi setiap hari. Seperti yang Himmler tulis di diary.

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

Komentar

Tentang Nazi yang Dipuja Ahmad Dhani | Agustinus Edy Kristianto | 4.5
error: