Politbiro PKI di Mata Solmed

Sunday, August 18th, 2013 - Opini Publik

Saya rasa tudingan serampangan Solmed bahwa para TKI di Hongkong merupakan bagian dari komunis harus disikapi serius karena menyangkut pidana yang ancamannya 15 tahun, jika benar terbukti tudingan itu.

Solmed ini kelihatannya tak punya pengetahuan yang cukup tentang komunis/komunisme. Dia tak bisa membedakan kaum proletar dalam ajaran marxis dengan TKI yang benar-benar bekerja untuk hidup keluarga; Solmed ini tak paham juga apa beda struktur perjuangan partai dalam komunisme dengan para jamaah yang rindu menunaikan iman dengan sungguh-sungguh; secara tolol mungkin Solmed ini menganggap perempuan santun di Youtube itu sebagai pimpinan Politbiro; Solmed rasanya tak paham juga beda antara masyarakat utopia dan sekumpulan orang dalam jamaah yang ingin berbakti kepada Allah melalui tausiah; atau menganggap EO yang mengundangnya untuk berceramah itu adalah serupa Sneevliet, Bregsma, atau Tan Malaka.

Saya akan mendukung bila mereka yang dituding oleh Solmed sebagai “bagian dari komunis” itu menuntut Solmed secara hukum. Beberapa aturan dalam KUHP dan UU ITE sepertinya bisa dipakai untuk menjerat. (Secara teknis bisa berdiskusi dengan lawyer di kantor hukum atau LBH).

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

Komentar

Politbiro PKI di Mata Solmed | Agustinus Edy Kristianto | 4.5
error: